Minggu, 27 April 2014

Bali Sesi 2

Hari Kamis yang lalu aku mengajak Ica ke Bali untuk bertugas yang sekaligus juga liburan. Ica senang sekali mengetahui mau pergi ke Bali. Dengan semangat dia menyiapkan berbagai perlengkapan. Kamis sore kami berdua berangkat menuju bandara dengan menggunakan taksi, tiba di bandara kami langsung ke ruang tunggu tanpa cekin lagi karena aku melakukannya di Garuda Center. Sebagai penumpang cilik, Ica diberi hadiah boneka badak oleh Garuda. Ica senang sekali mendapatkan hadiah itu. Boneka badak Jawa yang berwarna cokelat tua. Tiba di Bali, kami dijemput teman travel yang sudah biasa dan bahkan selama kami di Bali pun dia melayani transportasi kami. Ica menikmati Bali, dengan tidur di hotel mewah bintang lima dan fasilitas yang memadai.
Alhamdulillah, aku sudah membuat Ica senang. Aku pun bahagia.

Minggu, 20 April 2014

Rumah
Kalender 2014
Jatiluhur
Situ Buleud
Jatiluhur

Kamar Sendiri

Waaaaaww.....setahun lebih aku tidak membuka blog ini, karena ga sempat, sibuk, atau lupa???
Apapun itu namanya sudah banyak hal yang terjadi dalam kurun waktu setahun lebih itu.
Pertama, kita sudah pindah rumah ke rumah sendiri. Rumah hasil perjuangan sendiri akhirnya terbangun juga. Alhamdulillah. Rumah kami besar dengan luas tanah 178 dan luas bangunan sekitar 150. Rumah tingkat dengan 3 kamar di lantai 1, 3 kamar di lantai 2 dan 3 kamar mandi. Kami pindah rumah tepatnya tanggal 14 September 2013. Pada saat kami pindah, sebenarnya rumah itu belum selesai sempurna, tapi sejalan dengan waktu, kami terus menyelesaikannya sehingga enak dan nyaman sebagai tempat tinggal.
Ica mempunyai kamar sendiri dengan design khusus untuk anak perempuan. Cat dindingnya warna merah dan warna pink, dilengkapi dengan tempat tidur, meja, lemari, dan televisi.
Beberapa hari yang lalu, kami coba membuat Ica siap tidur sendiri. Sebenarnya Ica belum mau tidur sendiri. Dia bilang, "aku mau bobo bareng-bareng, aku mau bobo sama Ibu...."  Sebenarnya, bukan maksud aku memisahkan tempat tidur meskipun dia belum mau. Tapi aku merasa tempat tidur terlalu sempit untuk tidur bertiga aku, Ica, dan ayahnya. Ica udah semakin besar dan tinggi, sementara aku juga udah semakin tua yang perlu tempat yang nyaman untuk mengistirahatkan badan setelah seharian bekerja. Badanku suka merasa sakit dan pegal jika tidur berdesak-desakan begitu. Jadi aku mencoba Ica memanfaatkan kamarnya dan aku juga bisa tidur dengan nyaman. Terkadang Ica terbangun di malam hari dan dia tidak menemukan Ibunya di sampingnya. Dia langsung menghampiriku di kamar tanpa teriak, tanpa menangis. Alhamdulillah, Ica itu anak yang baik.
Ica pun sekarang sudah bisa mengendarai sepeda roda dua, dengan belajar dalam waktu 3 hari saja dia sudah lancar. Aku ingat waktu itu hari Minggu roda kecil di sepedanya dilepas dan dia langsung belajar. Besok harinya aku pergi dinas keluar kota sampai hari Jumat, dan diceritakan sama ayahnya bahwa Ica sudah bisa naik sepeda. Ternyata benar, Ica sudah bisa naik sepeda sendiri. Dan sekarang Ica suka bersepeda ria, mengelilingi rumah, jalan-jalan di komplek dan bahkan pergi mengaji ke mesjidpun pake sepeda.
Tinggal di rumah baru dengan lingkungan baru, perkembangan Ica pun semakin baik. Kemampuan sosial, kemampuan berbicara, kemampuan berbahasa, keterampilan menggambar, kemampuan memahami, kemampuan penalaran semuanya menunjukkaan perkembangan yang baik.