Senin, 29 Desember 2008

Usia Ica 1 tahun 4 bulan, sekarang dia udah pintar jala, bahkan lari-lari, loncat-loncat, gerakan gesit dan lincah. Bicaranya masih belum jelas. Ica udah mulai mengerti kalo mamanya mau pergi. Dia pengen digendong dan 'ga mau ditinggal. Badannya udah agak berisi. Lucu kalo lihat dia pake celana jeans. Kemaren aku membelikan dia celana jeans, sepatu, dan mainan. Ica pun udah mulai suka memainkan mainan-mainannya. Satu mainan andalan yang selalu dipegangnya adalah mainan plastik berbentuk donat berwarna biru. Satu hal baru yang sekarang Ica suka lakukan adalah loncat-loncat di atas perutku kalo aku sedang berbaring. Perutku lumayan terkocok-kocok. Dia 'ga bisa membiarkan aku berbaring karena dia selalu mau bermain dengan aku. Bagaimana pun rasanya, aku senang sekali.
UTS udah selesai. Sekarang ini waktuku lebih longgar lagi. Kegiatan di kantor pun sudah selesai, relatif tidak ada kerjaan khusus. Benar-benar santai. Mulai masuk kuliah lagi nanti tanggal 8 Januari, dan kegiatan kantor mungkin sekitar pertengahan Januari dimulai lagi.
Dalam rentang waktu dua bulan ini, aku sempat ke Jambi untuk verifikasi subsidi peningkatan mutu, ke Gorontalo untuk kegiatan SSE, dan ke Malang untuk monev kegiatan lomba.

Rabu, 05 November 2008

Tiga hari ini aku bed rest at home. Meriang, batuk, dan pusing, itulah yang dirasa sebagai mungkin salah satu sebab karena aku kecapean dalam minggu-minggu kemarin. Tapi hari ini aku udah mulai merasa lebih baik dari hari kemarin. Alhamdulillah.

Senin, 27 Oktober 2008

Bakti Bekti


Dengan baju yang sudah sedikit kumal dan celana panjang yang agak ngatung, Bekti menyusuri jalan setapak yang berliku. Sesekali langkah kakinya terganggu oleh serakan batu kerikil yang menembus jempol kakinya melalui sepatunya yang bolong. Bekti pun menghentikan langkahnya untuk mengeluarkan batu kerikil itu. Tak lama, ayunan langkah kakinya kembali menapaki jalan setapak yang kini sedikit agak menurun. Semakin kakinya melangkah, semakin menurun jalanan yang ditapakinya. Dan akhirnya, langkah Bekti berhenti di tepi sungai.
Tampak rakit bambu bertengger di tepi sungai. Rakit tersebut terhubung dengan bentangan tali yang melintasi sungai sebagai pegangan orang yang hendak menyeberanginya. Rakit bambu tersebut cukup memuat tiga orang dewasa.
Bekti sudah berada di atas rakit. Tiba-tiba dia mendengar suara panggilan. Bekti menoleh ke arah panggilan dan tampak Pak Amir beserta anak lelakinya. Pak Amir adalah seorang buruh tani yang menggarap sawah milik pemuka kampung di seberang sungai.
Bertiga, mereka menyeberangi sungai dengan menggunakan rakit. Tiba di seberang sungai, mereka berpisah menjadi dua arah.
”Ali, kamu berangkat sekolah bersama Pak guru, ya. Bapak mau langsung ke sawah,” ucap Pak Amir kepada anaknya.
”Pak guru, saya titip Ali.” lanjut ucap Pak Amir kepada Bekti.
“Baik, Pak Amir.” Bekti mengangguk tanda setuju.
Bekti dan Ali meneruskan langkah kaki menuju lokasi sekolah yang berada di balik bukit kecil di hadapan mereka. Dengan semangat mereka terus melangkah menyusuri setengah sisa jalan yang harus ditempuh.
Bekti dikenal sebagai guru yang gigih berjuang mendidik anak didiknya tanpa pamrih. Meskipun dia baru setahun membaktikan diri menjadi guru sukarelawan, namun sudah banyak hal yang dilakukannya demi kepentingan keberlangsungan pendidikan di daerahnya. Salah satu hal yang telah dia lakukan adalah membuat rakit bambu untuk kelancaran transportasi antarkampung supaya bisa berhubungan. Lebih dikhususkan lagi bagi anak usia sekolah supaya bisa menjangkau lokasi sekolah yang kebetulan berada di kampung lain.
Sebagai guru yang mengabdi di sekolah yang berada di daerah terpencil, Bekti menyadari bahwa tugasnya sangat berat. Medan yang sulit dijangkau mengharuskan dirinya berjuang secara fisik, kondisi ekonomi para orang tua yang mayoritas menengah ke bawah, anggapan orang tua yang tidak perlu menyekolahkan anaknya dengan alasan membantu orang tua, dan alasan lain yang mengharuskan Bekti memberikan hatinya untuk mereka. Namun, kendala-kendala itu tidak membuat Bekti gentar untuk mewujudkan keinginannya. Satu keinginan Bekti adalah mengajak anak-anak usia sekolah di daerahnya untuk mengeyam pendidikan. Dengan pendidikan, Bekti berharap daerahnya bisa lebih maju dan masyarakatnya bisa lebih pintar.
Kini Bekti dan Ali sudah tiba di sekolah. Mereka berpisah menuju ruangannya masing-masing. Bekti masuk ke ruangan guru, sementara Ali masuk ke ruangan kelas lima.
Selamat berjuang, Pak Guru! Semoga baktimu sungguh-sungguh membuatmu menjadi seorang yang Bekti.


Created by Ine
Lama nian tak jumpa. Ya, lumayan lama aku ga buka blog, termasuk juga ga menulis di blog. Yang pasti karena ga sempat sehubungan dengan waktu yang terbatas.
Minggu kemarin aku sudah menyelesaikan UTS semester 1, kecuali satu mata kuliah lagi di minggu ini plus ada tambahan tugas membuat makalah kajian perspektif sosiologi terhadap film Denias. 
Minggu kemarin adalah minggu yang sangat padat. Dalam minggu itu aku harus belajar untuk menghadapi UTS, aku juga sedang mengikuti kegiatan TOT di Ambhara, dan juga aku harus mempersiapkan untuk kegiatan Diklat Perpustakaan di minggu depan. Wooow, super sibuk. Aku bolak-balik antara Ambhara, kantor, kampus, dan rumah. Tapi, alhamdulillah aku sehat dan bisa melewati itu semua dengan lancar. 
Moga-moga nilai UTS-ku baik.
Dan luar biasa, dalam kegiatan TOT itu aku adalah pemateri. Waktu itu adalah yang kedua kali aku tampil sebagai pemateri di tingkat nasional. Waktu pertama adalah kegiatan Sosialisasi SSE di Millenium, dua minggu yang lalu. Aku harus banyak belajar, banyak membaca, dan banyak wawasan. Moga-moga aku bisa mengembangkan diri dengan memperbanyak pengalaman tampil sebagai jam terbang untuk bisa dikatakan sebagai narasumber yang ok.

Selasa, 16 September 2008

Perkuliahan sudah berjalan. Untuk jadwal kuliah Kamis dan Jumat, biasanya aku berangkat langsung dari kantor. Sekitar jam 4 sore aku dan teman2 berangkat bersama ke kampus. Kita biasa numpang pake mobilnya mas Wawan. Tiba di kampus sekitar jam setengah enam. Ambil tempat duduk, istirahat sebentar, dan makan malam. perkuliahan dimulai jam setengah tujuh dan diakhiri jam sembilan.
Untuk pulang biasanya aku pake mikrolet yang ke arah Jatinegara, dan kemudian nyambung mikrolet lagi ke arah rumah. Tiba di rumah sekitar jam setengah sepuluh. Aku membukakan pintu sendiri karena orang rumah sudah tidur semua.
Sementara, untuk jadwal kuliah Sabtu yang di Depok, aku berangkat jam enam pagi. tiba di kampus sekitar jam tujuh. Cukup cepat dan lancar juga karena wakt masih pagi otomatis jalan masih sepi. Lagi pula aku menggunakan bis patas AC yang lewat tol. Perkuliahan Sabtu cukup padat karena ada tiga mata kuliah. Perkuliahan diakhiri jam tiga. Kita semua langsung pulangtermasuk aku. Aku tiba di rumah sekitar jam setengah lima.
Itulah gambaran jadwal perkuliahan aku.

Senin, 01 September 2008

I want to improve my English. I want to speak English fluently. Terlebih lagi, sekarang I join SSE, cooperation between Mone and Australia. I must brave, brave to talk. Maybe for a while, forget the grammar. Good luck, Ine.

Minggu, 31 Agustus 2008

First Study at UI Salemba

Jumat, August 29, 2008, the study at UI has started. Mister Chandra, Mister Azhar Kasim, and Mister Benyamin Hoessen introduce about all of the study. The study start on next week and will finish at end of 2009. Semua sudah terjadwal. Perkuliahan diselenggarakan each Thursday night in Salemba, Friday night in Salemba, and all day Saturday in Depok. Hooooh, I must have good health. This is a special study.

Hello, my blog!!

Mungkin kalimat sapaan itulah yang tepat untuk membuka kembali blogku yang sudah lama 'ga dibuka.
Ada beberapa kesibukan yang paralel lumayan menyita waktu sehingga membuat aku tak bisa membuka internet, bahkan membaca email masuk pun harus mencuri-curi waktu. Aduh.... sibuknya.
Pertama, aku harus menyiapkan kegiatan Penghargaan di KC Hotel selama seminggu. Kemudian dilanjut dengan Meeting SSE, dan akhirnya aku drop bahkan sampai sekarang pun badan belum fit benar. Suara masih serak-serak basah.

Minggu, 03 Agustus 2008

Registrasi ulang

Jadwal registrasi ulang tanggal 16 Agt 2008, jam 08.00 di kampus UI Depok. Gedung Pusat Pelayanan Mahasiswa Terpadu.
Nomor ujianku : 2008262152
Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) : 0806441314

Senin, 28 Juli 2008

Pengumumam Online UI

Secara resmi, aku sudah terdaftar sebagai mahasiswa UI. Nama aku dan teman2 sekelas sudah ada di internet pada tanggal 26 Juli lalu.
Selanjutnya, registrasi ulang di kampus Depok bulan Agustus nanti.

Selasa, 08 Juli 2008

Aku wanita karir??

Pas di hari Ica tepat 11 bulan aku pergi ke Balikpapan. Berangkat dari rumah jam 4 pagi saat Ica masih tidur dan tiba di rumah sekitar jam 9 malam saat Ica udah tidur. Aku merasa seperti wanita karir yang di tv2. Sibuk dan jarang ketemu anak. Tapi Ica sempat ketemu dan main2 sama aku sebelum aku berangkat. Tumben ica bangun malam, tapi mungkin itu insting dia yang merasa mau ditinggal mamanya lebih pagi. Ga biasanya kan.
Ya, Ica jadi lebih dekat dengan Anik karena hari2nya lebih banyak dengan dia dibanding dengan mamanya. Untuk hari biasa, Ica ketemu aku di pagi hari sekitar 2 jam dan sebelum tidur malam sekitar 2 jam juga. Untuk hari luar biasa, Ica bisa tidak ketemu mamanya beberapa hari karena aku ikut kegiatan di luar kota.
Ica, maklumi dan ngerti mama ya...
Yang pasti mama sayang Ica.

Minggu, 22 Juni 2008

Menulis, go...

Tugas penilaian Lomba gugus dan Perpustakaan SD untuk Lampung dan Sumsel sudah selesai. Sekarang tinggal penyelesaian administrasinya.
kembali ke kantor, aku kembali meneruskan tulisan aku yang harus diperbaiki. Ada beberapa perbaikan yang harus segera dilalukan. Sekarang ini aku sedang menulis buku Bahasa Indonesia kelas 1 SD. Moga2 di-acc dan gol. Ini adalah buku aku yang ketiga. Untuk yang pertama adalah buku PKn kelas 6 dan buku kedua adalah buku Bahasa Inggris kelas 1 SMP. Kedua buku itu sedang dalam tahap penilaian oleh tim editor. Moga2 semua buku aku di-acc dan gol. Amiiin.

Berkas persyaratan untuk beasiswa

Hari Sabtu, 21 Juni untuk kedua kalinya setelah ujian dulu akumenginjakkan kaki di kampus UI. Aku berangkat ke sana naik bis Jepang jurusan Grogol. Langsung turun di depan kampus. Ketemu dengan teman-teman calon sekelas nanti, yang memang teman-teman sekantor juga. Kemudian, masuk gedung FISIP yang warna oreny dan masuk ke sebuah ruangan. Tak lama kita menunggu, datang panitia UI yang memberitahu kita untuk segera menyerahkan semua berkas persyaratan administrasi yang terdiri atas 1 fc ijazah legalisir, 1 fc transkrip legalisir, 1 fc ktp, 2 pas foto warna 4x6, dan 1 materai Rp. 6000. Lengkap sudah semua persyaratan aku.
Sambil menyiapkan itu semua, kita dipersilahkan untuk minum teh atau kopi dan sedikit snack yang sudah disiapkan untuk kita. Aku cukup surprise dengan penawaran itu. Wah, UI baik juga. Ada yang sudah melengkapi persyaratan dan ada juga yang masih harus memperbaiki beberapa kesalahan. Kita semua masih menunggu. Dan ada informasi bahwa kita pun disediakan lunch di lantai 2. Aku lebih surprise lagi dengan penawaran itu. baru jadi calon mahasiswa saja, UI sudah sedemikian baik dalam menghormati orang. Kita pun naik ke lantai 2 untuk lunch. Menunya adalah nasi, sayur asam, empal, tempe bacem, sambal, kerupuk, jeruk, dan minuman cingcau. Aku sedikit mengambil nasi, kuah sayur, dan 1 empal, plus jeruk dan minum. Di ruang makan itu ada juga rombongan lain selain kita, entah siapa itu. Mungkin yang sudah resmi jadi mahasiswa.
Selesai makan aku langsung turun untuk kembali ke ruangan. Temanku memberi tahu sesuatu bahwa makanan itu bukan hak kita, tapi untuk yang sudah jadi mahasiswa. Aku kaget. Entah siapa tadi yang mempersilahkan kita untuk makan. Aku benar2 kaget, merasa tak percaya, tapi juga pengen ketawa. Lucu. Ternyata, kita semua pada ke-gr-an.
Aku memastikan berkasku sudah lengkap. Dan aku bisa pulang.
Aku pulang naik taksi dngan argo tertera Rp. 20500.

Selasa, 17 Juni 2008

Congratulation to me. I get scholarship from Setditjen Mandikdasmen. Aku kuliah S2 di UI dengan jurusan Administrasi dan Kebijakan Pendidikan. Alhamdulillah. Mudah2an aku bisa mengikuti perkuliahan itu dengan baik dan lulus tepat waktu dengan nilai cum laude. Amiiin.
Tadi siang adalah pengarahan dari Bapak Ses mengenai program ini. Kami semua harus segera melengkapi persyaratan untuk terdaftar secara resmi sebagai mahasiswa pascasarjana UI. Wahhh, kereenn.

Senin, 16 Juni 2008

Today I make a blog to write my activity.