Dua tahun sudah aku tidak membuka blog ini, setelah kesibukan2 yang menyita waktu. Kini aku kembali lagi untuk menulis tentang perjalanan perkembangan Ica.
Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 8 Agustus Ica berulang tahun yang ke-5. Usia Ica sekarang lima tahun. Banyak dan sangat banyak cerita pertumbuhan dan perkembangan Ica selama dua tahun ini. Sekarang tinggi Ica sekitar 1,10 meter dengan berat sekitar 20 kg. Ica semakin pintar, aktif, serba pengen tahu, lincah. Alhamdulillah Ica sehat. Sekarang Ica sudah masuk TK.
Sekitar usia 3 tahun, Ica ikut terapi bicara dengan jadwal 2 kali seminggu. Sekarang bicara Ica semakin lancar dan jelas. Secara umum, perkembangan Ica selama ini baik.
Ada peristiwa besar yang terjadi beberapa hari lalu, aku menyebutnya musibah karena sesuatu hal yang tidak mengenakkan. Tepat terjadi pada tanggal 1 Agustus 2012, bulan Ramadhan pula, Ica sempat menghilang tanpa kabar dalam waktu beberapa jam. Ceritanya begini: sekitar jam empat lewat di sore hari, Ica main ke warnet, beberapa menit kemudian aku menyusul kesana tapi Ica sudah tidak ada. Aku, ayahnya, dan Nur mencari Ica ke tempat2 biasa Ica main. Tapi Ica belum ada kabar. Aku mengedarkan foto2 Ica. Sekitar jam 8 malam, ayahnya lapor polisi dan pengurus, aku juga lapor ke erte, singkat cerita kabar hilang Ica benar2 menghebohkan warga kampung. Doa dan air mataku sudah tak perlu dikatakan berapa banyak. Mataku sembab, mulut dan hatiku terus meminta keselamatan Ica. Para tetangga berdatangan. Dan akhirnya, sekitar jam 11 malam, ada telepon dari Polsek yang mengabarkan bahwa Ica ada di sana. Alhamdulillah. Terima kasih, ya Allah. Terima kasih........
Sekarang aku sering terbayang kejadian itu, mungkin syok, mungkin trauma. Aku memasang gelang identitas pada Ica. Dan Ica semakin pintar, kemarin Ica bisa keluar rumah dengan memanjat pagar. Aku tahu Ica kesepian, dia ingin bermain, dia ingin ada teman main. Tapi maafin mama, nak.... Kalo tidak ada yang menemani, mama tidak mengijinkan Ica bermain. Mama tidak mau mengambil resiko kedua. Peristiwa kemarin adalah yang pertama dan terakhir.
Aku sekarang harus punya banyak waktu untuk Ica.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar